Tampilkan postingan dengan label komponen kendali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komponen kendali. Tampilkan semua postingan

Asclerometer (Accelerometer)

Posted by Anonim Rabu, 03 Februari 2010 0 comments
















Suatu tranducer yang digunakan untuk mengukur percepatan yang tidak langsung. Asclerometer berfungsi untuk mengasilkan sinyal yang sebanding dengan percepatan.

Pemakaian :

Asclerometer biasanya ditempatkan di element yang akan diukur percepatannya(keduanya sama-sama mengalami percepatan yang sama).

Prinsip kerjanya:

Menurut hukum Newton II yaitu melalui pengukuran gaya yang diperlukan untuk mempercepat suatu masa tertentu:

F = K.Y = m.a

Y = a

Dimana: Y = pergeseran massa

m = massa benda

k = konstanta pegas

a = percepatan

Pergeseran y dapat diukur oleh potensio meter atu LVDT yang menghasilkan tenaga listrik yang sebanding dengan percepatan.

Ketelitian sensor aselerometer = ±1%

Catt:

Pemasangan aselerometer ini harus hati-hati memilih penempatannya harus pada platform yang betul-betul diatur

Aplikasi = mengukur percepatan dengan mengetahui perpindahan massa m

Accelerometer bisanya dipakai di kerangka pesawat

Strain gage

Posted by Anonim 0 comments
Element ini dipakai untuk mengukur kondisi gaya atau beban. Jenis Train gage yang umumnya dipakai adalah: - Resistance Train gage
Strain gage dibentuk dari sebuah serabut kawat yang sangat halus(yang diameternya dalam miles)
Penggunaannya dan penempatan adalah untuk mengukur kondisi gaya beban pada alat-alat mesin, struktu, dll.
Pada biasana elemempatkan ini ditempatkan pada permukaan alam akan di uji pada titik dimana tegangan geser (strese) diukur.
Prinsip kerja:
Jika permukaan alat diredam oleh sebuah gaya, maka kawat strain gage akan ikut diredam pula oleh gaya yang sama. Jika resistansi berubah terhadap temperature, atau koefisien temperature kawat strain gage berbeda dengan yang diuji maka perubahan temperature tersebut akan menghasilkan tegangan geser yang nyata.

Jenis-jenis tranducer

Posted by Anonim 0 comments

Tranducerter

Jenis-jenis tranducer

  1. Tranducer analog : adalah suatu tranducer dimana sinyal input maupun sinyal outputnya merupakan sinyal outputnya kontiniu. Besar dari sinyal-sinyal ini mempunyai takterhingga kemungkinan.
  2. Tranducer data tercacah ialah merupakan tranducer yang sinyal input maupun sinyal outputnya hanya terjadi pada saat waktu diskrit (biasanya priodik), tetap besar dari sinyal ini seperti halnya tranducer analog, tidakt terkuantisasi.
  3. Tranducer digital adalah suatu tranducer yang sinyal input maupun sinyal outputnya hanya terjadi pada saat waktu diskrit dan bersar sinyal tersebut terkuantisasi yakni dapat dianggap hanya mempunyai level diskrit tertentu.
  4. Tranducer analog ke digital ialah tranducer yang sinyal inputnya merupakan sinyal waktu yang kontiniu sedangkan sinyal outputnya merupakan sinyal yang dapat diangga hannya mempunyai level tertentu.
  5. Tranduser digital ke analog adalah satu tranduser dimana siyal inputnya terkuantisasi sedangkan sinyal outputnya merupakan fungsi waktu kontiniu halus atau smooth.